Eksistensi Duta Pariwisata Makassar







Salam pariwisata…!
Apa kabar duta wisata Indonesia? Semoga kita bisa dan telah memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pariwisata tanah air. Setelah memasuki tahun 2013 ini, Komunitas Duta Pariwisata Makassar sudah genap berusia dua tahun. Meski masih berusia seumur jagung, komunitas yang dibentuk melalui hasil seleksi Duta Pariwisata Makassar pada tahun 2011 lalu oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Makassar, sudah terlibat aktif dalam setiap perhelatan kegiatan pariwisata. Ada banyak moment dan kenangan yang dihasilkan dan semua itu tak lain karena apresiasi dari pemerintah yang sudah mulai sadar mengingat pentingnya generasi muda untuk dilibatkan dalam setiap kegiatan pariwisata.

Meskipun masih di bawah petunjuk dan arahan dari DISBUDPAR, kami sadar bahwa apa yang telah kami lakukan belumlah apa-apa. Masih panjang masa dimana kita harus berkontribusi lebih terhadap daerah kita. Masih banyak yang perlu dilakukan dan dibenahi. Baik dari seleksi duta pariwisata, pengelolaan tempat wisata, kunjungan wisata dan sosialisasi event pariwisata. Semua itu harus dioptimalkan sehingga bisa diambil manfaat yang sebesar-besarnya. Karena berbicara mengenai pariwisata ada banyak stakeholder yang terlibat di dalamnya. Ada pelaku seni, travel, pemerintah, masyarakat, industri hiburan, pedagang kaki lima, turis lokal maupun mancanegara yang tentunya diharapkan bisa memberikan pengetahuan tentang daerah kita dan perbaikan ekonomi pada setiap stakeholder tersebut.

Mungkin ada banyak kekurangan pada setiap penyelenggaraannya, tapi saya harap semua itu bisa diperbaiki dan diperhitungkan secara seksama, dan menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menyelenggarakan event pariwisata di Makassar. Tanpa dukungan dari masyarakat seluruh kegiatan tersebut berjalan tidak maksimal. Oleh sebab itu, jangan ketinggalan untuk menyaksikan event pariwisata di Makassar, dan selaku duta pariwisata kami akan terus memberikan liputan, updating dan informasi mengenai destinasi wisata favorit di Makassar, yang kiranya bisa anda kunjungi pada liburan anda.

Warga Makassar elok bertegur sapa
Sekali jalan ada cinta di hadapan mata
Di Makassar kita akan berjumpa
Di sinipula anda rasakan nikmatnya berwisata










 

BENTENG ROTTERDAM, Wisata Sejarah di Makassar


Benteng Ujung Pandang atau yang lebih dikenal sekarang sebagai Fort Rotterdam merupakan salah satu objek wisata sejarah unggulan kota Makassar. Benteng ini dibangun pertama kali oleh Raja Gowa X Imarigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipallangga Ulaweng pada tahun 1545 yang kemudian dianeksasi oleh Belanda yang menjadikannya sebagai pusat pemerintahan, militer dan administrasi Belanda di bawah Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Cornelis Janszoon Speelman (1681-1684). Dari sinilah benteng Ujung Pandang berubah nama menjadi Benteng Rotterdam, sesuai dengan kota kelahiran speelman, aktor genosida 40.000 warga Sulawesi Selatan.

Struktur bangunan Benteng Ujung Pandang ini awalnya terbuat dari tanah liat, yang kemudian atas inovasi Sultan Alauddin, Raja Gowa XIV, bahan tersebut digantikan oleh batu padas yang bersumber dari pegunungan karst yang ada di Kabupaten Maros. 

Beberapa orang menyebut benteng ini sebagai benteng Pannyua, karena bangunan benteng yang berbentuk seekor penyu. Bentuk ini memiliki nilai filosofis tersendiri bagi laskar kerajaan Gowa yang memiliki semangat tempur seperti penyu, yang bisa Berjaya di darat maupun di laut (air). Layaknya Seperti hewan penyu yang hidup di laut dan berkembang biak di daratan.

Benteng yang berbatasan langsung dengan pesisir pantai losari ini, kemudian direbut oleh pihak Belanda dan dijadikan pusat pemerintahan gubernur Hindia Belanda di kawasan Sulawesi. Hal itu ditandai dengan Perjanjian Bongaya (18 November 1667), yang ditandatangani oleh Pihak Belanda (VOC), Kerajaan Bone dan Kerajaan Gowa yang menjadi pihak kalah pada perebutan wilayah dan perdagangan di kawasan Makassar. Sejak saat itu pula bangunan di dalam benteng dihancurkan oleh Speelman digantikan menjadi bangunan baru dengan arsitektur kental Belanda.

Di benteng ini pula, tokoh revolusioner dan pahlawan nasional Indonesia, Pangeran Diponegoro ditahan oleh Belanda akibat kelicikannya dalam perundingan damai. Ruang tersebut berukuran sedang dengan dinding kokoh yang memiliki pintu melengkung yang rendah. Sehingga jika memasuki ruang tahanan ini, pengujung harus tunduk untuk memasukinya. Ruangan tersebut juga sangat gelap, meskipun demikian, terdapat tempat tidur dan sajadah buat shalat bagi sang Pangeran. Setelah penahanannya, beliau wafat di tempat itu dan dimakamkan di kawasan sebelah utara benteng yang saat ini beralamat, Jalan Sultan Diponegoro.

Selain sel tahanan Sultan, pengunjung saat ini masih bisa menikmati hampir seluruh bangunan utuh dari Benteng Rotterdam. Dimana di dalamnya terdapat bekas Gereja tua dan bangunan lain yang beralih fungsi menjadi Museum La Galigo dibawah kendali UPTD Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makassar.

Untuk menjangkau kawasan ini, dari bandara, anda bisa melewati jalan tol, atau menggunakan angkutan umum, menuju pantai losari. Dari pantai losari, anda hanya perlu berjalan sekitar 15 menit ke arah utara, mengikuti arah lalulintas. Di sekitar benteng ini, terdapat pusat Jajanan dan oleh-oleh khas Makassar, yakni di jalan somba opu. Dan beberapa hotel ternama seperti Makassar Golden Hotel, Pantai Gapura Hotel, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu jika anda berkunjung di Benteng Rotterdam, jangan lewatkan mengunjungi tempat lain di kawasan ini sebagai destinasi wisata anda di Makassar.

Salam dari duta pariwisata…










Take a Look, Makassar at Frame..


Salam pariwisata..!
Dunia kepariwisataan Makassar dan Sulawesi selatan dengan event Lovely December 2012 sudah terlaksanakan dengan baik. Begitu pula dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Visit South Sulawesi 2012. Akan tetapi bukan berarti Makassar dan Sulawesi Selatan tidak menarik lagi, masih banyak agenda yang menanti kunjungan anda. Dan bagi calon pengunjung yang akan datang ke Makassar atau Sulawesi Selatan, referensi berikut ini semoga dapat membantu anda untuk mengenal Makassar, lewat pariwisatanya. Selamat menyaksikan.

 Video Promosi Wisata Sulawesi Selatan

Video Promosi Wisata Visit Makassar and Beyond 2011-2014


Video promosi dari Komunitas Duta Pariwisata Makassar 2011-2012


Takabonerate Islands Expedition 2012

Salam Pariwisata…
Takabonerate expedition is comeback. Setelah sukses menggelar kegiatan serupa tahun lalu, di tahun 2012 ini, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan yang bertajik Takabonerate Island Expedition 2012. Kegiatan di dalamnya sangat banyak yang bertujuan untuk mengexplore lebih jauh seputar takabonerate. Marine eventnya sendiri digelar pada tanggal 19-21 November 2012 dengan acara sebagai berikut:
1.       Fun Diving
2.       International Fishing Competition
3.       Underwater photography competition
4.       Cultural performance
5.       Blog Competition
6.       Beach Clean Action
7.       Duck Catching Competition

selain program Takabonerate Islands Expedition, ada juga Taka Bonerate Festival (TBF) 2012 yang digelar oleh Balai Taman Nasional Takabonerate. Kegiatan itu juga digelar demi mensukseskan program pemerintah ini. Acaranyapun sangat menarik seperti Transplantasi Karang, Lomba Perahu Hias, Balap Perahu Sampan, Lomba Volley Pantai, dll. Kegiatan ini akan digelar pada tanggal 20-23 November 2012.
So tunggu apalagi luangkan libur anda di takabonerate dan rasakan keindahan alam bawah laut Taman Nasional Takabonerate.


untuk informasi lebih lanjut, silakan akses ke budpar.kepulauanselayarkab.go.id/

 

SELAMAT DATANG DI
KOMUNITAS DUTA PARIWISATA MAKASSAR